Perbedaan CPU, GPU, dan APU
Perbedaan CPU, GPU, dan APU

Ini Perbedaan CPU, GPU, dan APU

Bagi rata-rata orang yang ingin membuat komputer pertama mereka, memilih suku cadang yang tepat merupakan tantangan tersendiri. Salah satunya adalah ketika Anda harus memilih prosesor alias CPU.

Dihadapkan dengan pilihan prosesor, mereka memiliki dua jenis prosesor untuk dipilih. Beberapa prosesor tidak menyertakan unit pemrosesan grafis, sehingga pengguna harus membeli GPU terpisah untuk melihat gambar di layar dan bermain game.

Sementara itu, ada juga prosesor yang datang langsung dengan unit pengolah grafis atau sering disebut dengan APU. Ini memungkinkan mereka untuk melihat gambar langsung di layar dan bermain game tanpa GPU.

Jadi apa perbedaan antara CPU, GPU dan APU? Nah, pada kesempatan kali ini tim Tek.id akan membahas ketiga komponen tersebut agar yang masih bingung bisa memilih komponen yang tepat untuk komputer pertamanya.

Apa itu CPU?

Untuk melihat perbedaan ketiga komponen tersebut, central processing unit (CPU) adalah hal pertama yang perlu Anda pahami. Tugas utama CPU adalah menangani hampir semua tugas dan perhitungan semua perangkat keras yang terpasang di komputer. Dalam bahasa sederhana, CPU dapat dibandingkan dengan otak komputer.

Kapasitas CPU dapat diukur berdasarkan beberapa faktor. Pertama, berapa banyak “prosesor inti” yang ada dalam sebuah prosesor. Secara umum, prosesor modern berisi setidaknya dua inti prosesor. Tak jarang, mereka memiliki kemampuan Hyper Threading, yang memungkinkan sebuah inti menjalankan dua proses secara bersamaan.

Ada juga ukuran kecepatan prosesor, diukur dalam gigahertz (GHz). Misalnya, jika kecepatan CPU adalah 2,4 GHz, ia dapat memproses hingga 2,4 miliar instruksi dalam satu detik.

Saat ini, pasar CPU didominasi oleh dua pabrikan besar, yaitu Intel dan Advanced Micro Devices yang juga dikenal dengan AMD.

Apa itu GPU?

Hampir identik dengan CPU, unit pengolah grafis (GPU) juga merupakan komponen penting dari komputer. Jika CPU memproses semua data yang diperlukan untuk menjalankan instruksi yang diperlukan untuk menjalankan komputer, GPU memproses instruksi yang dikirim oleh perangkat lunak untuk ditampilkan di layar.

Secara umum ada dua jenis GPU. Pertama, GPU terintegrasi langsung, sering disebut sebagai GPU diskrit. GPU lain yang perlu dibangun ke motherboard biasanya disebut GPU eksternal.

Dalam komputasi modern, GPU tidak terbatas pada rendering gambar 2D, seperti antarmuka pengguna grafis dan banyak lagi. GPU saat ini paling banyak digunakan untuk memproses gambar 3D, baik dalam game maupun dalam perangkat lunak desain berbantuan komputer (CAD). Selain itu, GPU saat ini juga memungkinkan Anda untuk memasuki dunia virtual reality (VR).

Tidak boleh dilupakan bahwa kapasitas GPU saat ini juga mungkin lebih tinggi dari CPU.

Apa itu APU-nya?

Accelerated Processing Unit (APU) adalah prosesor yang memiliki banyak kemampuan. Di dalam prosesor APU adalah inti pemrosesan simultan dari prosesor dan GPU, dipisahkan oleh sirkuit terpisah.

Meskipun memiliki keuntungan karena tidak mengharuskan pengguna untuk membeli GPU terpisah, prosesor APU memiliki kekurangan. Salah satunya adalah bahwa kedua prosesor harus berbagi RAM dan cache yang sama.

Karena itu, kemampuan GPU APU memiliki banyak keterbatasan.

Jadi mengapa produsen membuat prosesor APU? Karena CPU dan GPU berada pada posisi yang sama, memungkinkan pengguna untuk meningkatkan efisiensi guna meningkatkan daya pemrosesan.

Selain itu, GPU dan CPU terintegrasi umumnya lebih hemat energi daripada memiliki CPU dan GPU terpisah. Banyak APU modern saat ini cukup kuat untuk game non-intensif, tetapi tidak dapat memainkan game “triple A”.

FYI, APU pertama yang diproduksi oleh AMD dengan kode prosesor Llano, pada tahun 2011. Sebenarnya, proyek ini dimulai pada tahun 2006.

Intel baru saja mendapatkan prosesor APU “paling bertenaga” dari generasi Core i7 8700K, disandingkan dengan GPU yang cukup bertenaga yaitu Intel UHD Graphics 630. Namun ke depannya, Intel akan bermitra dengan AMD untuk memasukkan VGA Radeon Vega ke Intel kedepannya. prosesor.

Jadi mana yang harus Anda pilih?

Untuk memilih prosesor yang tepat, ada baiknya menyesuaikannya dengan utilitas komputer yang ingin Anda gunakan. Jika Anda ingin membuat komputer untuk game intensif atau menggunakannya untuk mendesain objek 3D, kombinasi CPU dan GPU yang terpisah tidak dapat dihindari.

Di sisi lain, jika Anda hanya menggunakan komputer untuk mengetik, menonton konten, atau bermain game ringan, APU akan menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.